Selasa, 01 Oktober 2019

Penyebab Bau Kaki & Cara Mengatasinya

bau kaki

Siapa yang tak ingin selalu tampil paripurna mulai dari atas sampai bawah. Namun, apa jadinya bila penampilan paripurna itu dirusak dengan masalah sepele seperti bau kaki, masalah ini pastinya akan sangat menganggu dan menurunkan kepercayaan diri sampai ketitik terendah.

Apalagi biasanya orang-orang segan untuk memberi tahu apabila kamu mengalami masalah bau kaki. Untuk menghindari hal ini, kamu perlu tahu seluk-beluk bau kaki yang tidak sedap dan bagaimana cara mencegahnya. Secara medis, masalah bau kaki dikenal dengan sebutan bromodosis. Bromodosis merupakan kondisi di mana kaki memproduksi keringat berlebihan dan menjadi lembap, terutama saat memakai sepatu, sehingga muncul aroma tidak sedap.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kaki berkeringat secara berlebihan. Umumnya masalah bau kaki muncul karena keringat yang menempel pada kaus kaki atau sepatu tidak dikeringkan maupun diganti selama lebih dari satu hari. 

Namun, pada beberapa orang, masalah bau kaki disebabkan oleh kondisi yang lebih serius. Berikut ini adalah faktor-faktor risikonya. 

1.    Perubahan hormon
Pada manusia, perubahan hormon bisa menyebabkan produksi keringat bertambah. Perubahan hormon bisa terjadi saat masa puber atau saat mengandung. Itulah mengapa para remaja, ibu hamil, atau pasien terapi hormon lebih rentan mengalami masalah bau kaki.

2.    Hiperhidrosis
Hiperhidrosis adalah sebuah kondisi medis di mana seseorang memproduksi keringat jauh lebih banyak dari biasanya. Gangguan ini disebabkan oleh berbagai kelainan neurologis atau metabolisme.

3.    Athlete’s foot
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur dan bisa menyerang siapa saja, tak hanya para atlet. Athlete’s foot biasanya ditandai dengan rasa gatal dan kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Anda pun jadi rentan mengalami berbagai masalah kaki lainnya.

4.    Stres
Stres akan menyebabkan berbagai respon yang berbeda pada tubuh setiap orang. Ada yang jadi gatal-gatal, sakit perut, berjerawat, atau pusing. Namun, ada juga beberapa orang yang akan berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan dan kaki ketika diserang stres. Ini karena tubuh melepaskan hormon stres yaitu kortisol, yang akan memicu kelenjar keringat untuk terus memproduksi keringat.

Nah, bagi anda yang sudah terlanjur mempunyai masalah bau kaki, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi ini, seperti:

1.    Cuci kaki sampai bersih
Untuk mengatasi bau kaki, cuci kaki dengan sabun anti bakteri setiap hari. Kemudian keringkan kaki dengan benar setelah mandi, perhatikan area di antara jari-jari kaki dan keringkan hingga benar-benar kering. Untuk perlindungan ekstra, semprot sepatu dan kaki dengan bedak semprot kaki athlete’s foot. Proses ini akan memastikan kaki kamu untuk bebas dari bau kaki. Dan yang tak kalah penting adalah,

2.    Cuci kaos kaki dan sepatu
Kaus kaki harus diganti setiap hari untuk mencegah penumpukan kelembaban. Untuk memastikan kebersihannya, kaus kaki dan sepatu harus ibersihkan sampai tuntas dan kering. Jangan menggunakan kaus kaki yang sama lebih dari 2 hari berturut-turut.

Cara pencucian sepatu sedikit berbeda. Sepatu yang berbeda memiliki cara dan petunjuk perawatan sepatunya masing-masing. Tetapi yang paling penting adalah usahakan kuntuk mengeringkan sepatu sesegrea mungkin setelah dicuci atau jika lembab dan basah. Coba juga untuk tidak memakai sepatu yang sama dua hari berturut-turut. Tips lainnya adalah jangan menyimpan sepatumu di lemari yang gelap. Biarkan mereka berada ruangan terbuka dengan ventilasi yang baik.

2 komentar: