Jumat, 29 November 2019

Dokter Spesialis Penyakit Mulut di Tangerang: Mengenal Lebih Dekat Tentang Kanker Mulut

Dokter Penyakit Mulut

Dokter spesialis penyakit mulut di Tangerang menangani kanker mulut, kanker mulut merupakan kanker yang terjadi di jaringan dinding mulut, gusi, bibir, lidah maupun langit-langit. Kanker ini dapat terjadi pada tenggorokan dan kelenjar ludah. Terjadinya kanker karena jaringan abnormal pada mulut dan gejalanya dimulai dengan sariawan biasa kemudian menjadi tidak sembuh hingga muncul bercak merah atau putih maupun rasa sakit pada mulut. Jika tidak diobati maka kanker ini dapat mengancam nyawa dan lebih baik dikonsultasikan sejak dini sehingga akan ditangani dengan mudah. Penyakit ini dapat terjadi pada orang dewasa berusia 40 tahun dan biasanya 62 tahun dengan resiko tinggi pada pria dibandingkan wanita.
 
Gejala yang ditimbulkan cukup sulit untuk dapat mengetahui kanker. Umumnya gejala yang diberikan adalah terjadinya pendarahan tanpa sebab, gigi goyang bahkan lepas, sariawan pada mulut, pembengkakan pada leher, penurunan berat badan, mati rasa pada mulut, kesulitan ketika mengunyah maupun menelan, rahang menjadi kaku, lidah nyeri, susah menggunakan gigi palsu, nyeri telinga yang tidak hilang, munculnya bercak dan berbulu pada area merah pada mulut dan luka pada bagian mulut. Jika gejala yang ditimbulkan lebih dari satu dan tidak sembuh maka segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
 
Berikut adalah tingkat kanker mulut:
 
•    Stadium 1 merupakan tahan kanker berukuran sangat kecil dengan 2 cm dan belum menjalar ke jaringan lain sekitarnya.
•    Stadium 2 merupakan tahapan dimana kanker berukuran 2 hingga 4 cm yang belum menyebar ke jaringan lain sekitarnya.
•    Stadium 3 merupakan tahap kanker dengan ukuran lebih dari 4 cm dan sudah mulai menjalar ke kelenjar getah bening.
•    Stadium 4 dimana kelenjar getah bening semakin besar dan kanker sudah menjalar ke jaringan diluar mulut maupun organ lainnya seperti hati.
 
Untuk melakukan diagnosa kanker dengan melakukan pemeriksaan fisik dengan memeriksa bagian pipi, lidah, tenggorokan, dasar mulut, kelenjar getah bening dan area mulut. Dokter akan memberikan pertanyaan terkait munculnya luka dan sakit. jika dokter menemukan adanya jaringan yang bertumbuh maka akan menggunakan metode biopsi yang merupakan alat pemotong maupun jarum untuk mengambil sampel pada jaringan yang dicurigai, laboratorium kemudian akan mencari tahu bahaya dan juga resiko yang ditimbulkan. Pemeriksaan dilakukan melalui foto rontgen dari paru-paru, dada maupun rahang, ct scan, PET scan, MRI dan juga endoskopi.
 
Berikut adalah cara mencegah terjadinya kanker mulut;
 
•    Selalu menyikat gigi dan folssing secara teratur dengan 2 kali sehari untuk mencegah berkembangnya sel kanker dan membantu sistem kekebalan tubuh baik.
•    Tidak merokok maupun mengunyah tembakau yang dapat merusakkan mulut dan paru-paru sehingga mulut menjadi asam dan tidak baik.
•    Menghindari untuk meminum alkohol dengan semakin bertambah banyaknya dikonsumsi dan semakin lama akan meningkatkan resiko.
•    Batas ekspos pada sinar matahari dan berikan perlindungan untuk melindungi bibir dengan menggunakan tabir surya.
•    Melakukan aktifitas fisik secara teratur untuk mencegah kanker dan menstabilkan sistem kekebalan tubuh manusia.
 
Dokter spesialis penyakit mulut di Tangerang akan memberikan kemoterapi sebagai pengobatan kanker mulut. Efek samping dari pengobatan ini adalah mati rasa, gangguan pendengaran, nafsu makan menurun, sariawan, mual, rambut rontok dan tekanan darah rendah. Cetuximab dengan jenis antibodi yang dapat menghambat pertumbuhan epiderma dan obat ini akan disuntikkan secara langsung dalam pembuluh darah. Dapat juga melalui imunoterapi dengan menggunakan bantuan sistem kekebalan tubuh untuk dapat melawan kanker yang berkembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar